analytics

November 06, 2011

Buttery Dory with Shitake and Red Spinach


Jumat malam kemarin sewaktu pulang kantor rasanya kok lapar. Aduh pengen makan tapi apa ya yang sehat dan tidak menggemukan. Begitu lewat ranch market, mumpung baru pukul 9.30 langsung belok masuk. Setengah jam cukuplah untuk melihat-lihat dan memutuskan mau masak apa.

Pilihan akhirnya jatuh pada ikan dory karena lidah rasanya ingin yang gurih-gurih. Untuk side dishnya saya coba bayam merah dan jamur shiitake. Saya juga beli lemon dan daun basil segar.

Lama memasak: 45 menit
Difficulty: Gampil 
Untuk 3-4 porsi


Jadi begini bahan-bahan dan cara masaknya.


Bahan:
600 gram ikan dory fillet
10 lembar daun basil segar (potong-potong)
Seikat bayam merah (ambil daunnya saja, batang kecil masih bolehlah)
3 Jamur shitake
Butter
Bawang (nangis) bombay potong model standar
Bawang putih cincang
Bawang merah iris tipis
Setengah sendok lemon

Cara Masak:
Bayam dan Jamur:
Panaskan minyak diatas wajan
Masukan bawang putih dan merah
Masukan bawang bombai
Garam secukupnya
Masukan jamur sampai empuk
Setelah itu masukan air biarkan hingga mendidih banget
Baru masukan bayam
Diamkan beberapa saat kemudian angkat dan tiriskan

Ikan:
Lumuri dori dengan garam merica dan minyak
Lelehkan Butter diatas wajan
Masukkan bawang bombai dan daun basil segar
Bila sudah wangi masukan Dory filletnya
Biarkan matang, jangan lupa dibalik. Kalau ragu sudah matang atau belum coba congkel sedikit pakai garpu.
Setelah matang, tambahkan sedikit juice lemon.
Angkat dan sajikan...

Notes:
Jamur shiitake memiliki bau yang khas. Kata orang sih mirip jengkol tapi saya belum pernah makan jengkol, menurut saya malah mirip pete. Bagi yang kurang suka aroma tersebut bisa diganti pakai jamur lain. Atau tidak pakai jamur juga tidak apa-apa.

Damage Cost:
Ikan 600gram sekitar 40.000
Bayam seikat 7.500
Lemon 2500
Basil 5000
Jamur 9000

Total 54.000 untuk 4 porsi jadi seporsinya seharga 13.500





November 05, 2011

Generasi MSG!


Disebuah pernikahan seorang kerabat, kita sekeluarga berkumpul sambil becanda dan makan. Makanan yang disajikan waktu itu adalah soto.  Saat itu  kita berkomentar “Sotonya enak banget yah… sedep..”. Nggak lama sepupu saya menunjuk sebuah plastic besar didalam lemari kaca dekat dapur… JREEENGG…  satu kantung plastic besar dengan logo AJINOMOTO.
*kemudianhening*


Jaman dahulu di Jepang, mereka menggunakan rumput laut Laminaria japonica sebagai bahan masakan tambahan untuk memberikan sebuah rasa yang disebut UMAMI. Uma yang artinya Sedap dan Mi yang artinya rasa. Cita rasa Umami ini adalah bentukan rasa lain selain asam, asin, manis dan pahit. Mungkin kalo di Indonesia disebut GURIH.


Pada awal 1900an, seorang professor bernama Kikunae Ikeda berhasil menemukan substansi dari rumput laut tersebut dan mematenkannya dengan nama Monosodium Glutamat atau MSG. Dan pada tahun 1909, MSG diproduksi missal di Jepang dalam brand AJI-NO-MOTO yang artinya Intisari dari Rasa.

Kontroversi MSG
Amerika Serikat dengan FDA-nya menetapkan bahwa MSG itu Generally Recognized as Safe dan oleh European Union dikategorikan sebagai Food Additive. Di Indonesia sendiri, MSG juga dimasukan kategori Aman Dikonsumsi oleh BPOM.

Namun diberbagai organisasi nirlaba independen juga banyak dilakukan penelitian, seperti Greenberg pada tahun Greenberg pada 1973, Snapir juga pada tahun yang sama, Baptist pada 74 sampai yang dilakukan oleh Dr. Iwan T Budiarso beberapa tahun belakangan ini.

Pada penelitian-penelitian tersebut memiliki kesamaan bahwa  MSG berpengaruh terhadap Ginjal dan Perkembangan Otak serta perkembangan fisik manusia. Bahkan banyak juga penelitian yang mengatakan bahwa MSG bisa menjadi pemicu kanker.

Untuk menengahi perdebatan itu, WHO melakukan penelitian pada tahun 1970 dan menyatakan bahwa MSG aman dikonsumsi dengan batas 6mg/kg berat badan manusia/hari.

Satu hal yang lebih lucu lagi saya dengar dari seorang kenalan yang bekerja pada perusahaan mie instan terbesar di Indonesia. Beliau bilang bahwa rasa mie instan di Indonesia itu udah paling enak. Yang produksi luar Indonesia sih pasti kalah enak. Ketika saya Tanya kenapa, beliau jawab ya karena regulasinya tidak jelas sehingga kandungan MSG di  mie instan tersebut bisa bebas.

MSG di rumah.
MSG sendiri di Indonesia sudah menjadi bumbu dapur yang biasa. Diantara garam, gula, lada dan lain-lain pasti ada MSG. Coba deh ke dapur dan lihat rak bumbu. Sebagian besar pasti bisa menemukan MSG.  Banyak orang malah nggak PD kalo masak gak pake MSG. Rasanya cemplang. Kurang nendang. Begitu katanya.

Coba jajan dijalan, lihat pedagang nasi goring tek tek, perhatikan setiap porsinya minimal memasukkan dua sendok the MSG. Atau yang lebih parah adalah tukang bakwan malang gerobak hijau itu. Saat membuat pesanan biasanya ia membubuhkan MSG ke dalam mangkok kosong, kemudian meletakkan bakso bakwan yang proses pembuatannya PASTI pakai MSG. Setelah itu ia menuangkan Kuah yang gak mungkin enggak pakai MSG. Itu seperti makan MSG tapi dikali 3.

Jadi?
Diluar semua kontroversi ilmiah itu apa yang seharusnya kita lakukan?
Kalau buat saya, pakai saja Common sense. Lihat reaksi tubuh. Apa yang terjadi ketika mengkonsumsi makanan dengan MSG? Kalau saya setiap sehabis makan masakan yang ber MSG. Seprti Duck King, Ta’wan, pasti badan rasanya nggak enak. Keleyengan, mual, pusing, haus dan berkeringat dingin. Itu yang disebut Chinese Restaurant Syndrome oleh Robert Ho Man Kwok.


Sebetulnya Chinese Restaurant Syndrome itu juga bisa jadi indikasi bahwa seseorang kekurangan vitamin B-6. Coba makan lebih banyak pisang, oat, dan dada ayam.

Dengan common sense awam diatas saya memutuskan untuk berhenti menggunakan MSG.
Kalau memang ingin rasa Umami, sebetulnya banyak makanan yang kaya akan rasa Umami. Contohnya adalah ikan, daging, jamur, tomat, bayam, atau green tea.

Pada masakan Jepang, mereka menggunakan kuah Dashi sebagai penyedap masakan, kuah dashi itu dibuat dari campuran rumput laut Laminaria japonica, ikan bonita yang sudah kering dan diiris tipis-tipis atau ikan sardine kecil yang sudah dikeringkan.

Sedangkan di Indonesia, untuk sekedar menambah rasa umami, kita lebih kaya lagi. Kita bisa mengganti MSG dengan menambahkan Ebi, udang kering, atau terasi. Lagian juga Indonesia punya banyak bumbu dapur yang lebih dahsyat seperti laos, jahe,salam, lengkuas, bawang, kunyit, kapulaga, cengkeh, kluwek, kedelai, dan masih banyak lagi.


Atau bisa juga bikin kaldu ayam dan sapi sendiri dengan cara merebus daging dan tulang ayam atau sapi tersebut hingga berjam-jam. Setelah itu bekukan menjadi ice block kecil-kecil. Kalo butuh tinggal ambil dan cemplungin. Daripada beli Maggi Block.


Perhatikan juga label makanan, karena kata-kata bebas MSG itu bisa menyesatkan. MSG bisa berkamuflase menjadi bermacam nama. Nama-nama itu adalah E621, autolysed yeast extract, sodium caseinate, glutamic acid, seasonings, hydrolysed protein, hydrolyzed pea protein, natural beef or chicken flavourings, natural flavourings, monopotassium glutamate, glutavene, glutacyl or calcium caseinate.

Jadi semoga setelah baca ini kita semua berani berkata ke istri-istri kita:


Get those MSG out of my kitchen!
Ummm… Mie Instannya-nya jangan deh. Biarin dulu aja.


Diambil dari berbagai sumber.

Crispy Pan Fried Salmon, With Milky Mushroom sauce, and Mashed Potatoes

Posting pertama yang masuk ke babehmasak!
Postingan ini dikirim oleh Adhitya Wisesa dari Singapore. Cerita dibaliknya unyu banget deh, jadi istrinya lagi hamil dan pengen banget makan salmon. Nah jadilah Babeh Sesa ini berkreasi. Ini katanya:


"Memang agak mirip dari resep Salmon sebelumnya tapi agak beda kok dan teknik masaknya jg beda. Aku masak ini untuk istri ku yg lagi hamil dan kebetulan lagi kepingin ikan Salmon karena selain lezat jg mengandung banyak protein, dan Omega 3" 


Bahan :2 potong Salmon steak - harus ada kulitnya
1/2 Jeruk Lemon (untuk parutan lemon zest nya)
Susu - 200 cc untuk mashed potatoes
Susu - 125 cc / secukupnya untuk saus jamur
2 buah kentang
rosemary herbs
Parsley herbs
Garam dan lada hitam (fresh cracked black pepper kalau ada)
Mentega
Olive Oil
Jamur Kancing, Diiris kecil2. Secukupnya
Bawang putih

Cara:
1. Mashed Potatoes:  
Kupas Kentang, panaskan air,  taburkan garam 1 sendok teh, kemudian rebus kentang selama 15-20 menit. Setelah matang,  (Kalo nggak yakin boleh dicek dengan garpu tusukin ke kentang - harus terasa lembek). Tiriskan air, dan mulai lumatkan kentang sampai terasa lembut. Lalu masukan ke dalam panci telah berisi susu dan mentega (1 sendok makan) yg telah dilumerkan dengan api kecil. Kemudian tambahkan sedikit garam,  lada hitam, dan juga rosemary sampai pas sesuai selera. Aduk terus sampai mencapai konsistensi yg anda inginkan.

2. Pan-Fried Salmon
Keringkan Salmon dengan paper-towel agar nanti jadi krispy pas di pan-fry. 
Sayat Kulit Salmon secara diagonal (tapi jangan sampai terlalu dalam - krn bs merusak daging). 
Kemudian taburkan garam dan lada hitam secukupnya dalam kedua bagian Salmon (pastikan garam dan lada teresap dalam sayatan di kulit salmonnya). 
Lalu lumuri daging salmon dengan Olive Oil, kemudian taruhlah salmon tsb (bagian kulitnya dulu) ke panci penggorengan yg sudah sedikit dilumuri olive oil juga.
Cek terus, dan tunggu sampai Kulitnya kelihatan kering dan krispy, lalu balik ke sisi daging berikutnya. Tunggu sampai daging kelihatan agak oranye /salem lalu tiriskan. 


Catatan
1) Saya terus terang gk ngitung berapa menit total gorengnya, tapi kira2 75% waktu kulit dibawah, sisanya sisi berikutnya, 
2) Pastikan untuk tidak over-cooked daging salmonnya, ketika kelihatan 90% matang, angkat daging dari
penggorengan lalu  tiriskan dipiring selama 5 menit dgn ditutupi Alumunium foil- daging akan masak dengan sendirinya dan akan sangat juicy.


3. Milky Mushroom Sauce
Panaskan olive oil di penggorengan dengan minyak kecil, taburkan bawang putih, 
kemudian masukan jamur untuk di tumis sampai agak layu lalu tambahkan susu dan tambahkan pula 1 sendok makan daun parsleynya beserta merica dan garam (kalau masih kurang rasa). 
Terus aduk sampai susu mendidih dan agak mengental, kemudian tambahkan 1/2 sendok teh mentega

Penyajian:
Sajikan Mash Potatoes yg kemudian dilumuri oleh Saus Jamurnya, kemudian letakan daging Salmonnya paling atas. 
Saya sendiri tidak suka melumuri saus jamur di bagian kulit ikan salmonnya karena itu akan membuat Kulitnya menjadi tidak krispy. 
Sebagai finishing touch saya tambahkan serutan kulit lemon (the zest) dibagian atas Kulit Salmon sebagai penyegar dan penambah aroma.




Nampaknya menarik ya. Kalau misalkan ada yang lain mau berbagi resep langsung kirim aja ke piqopiq@gmail.com. BABEH UNITE!

October 30, 2011

Shoyu Glazed Mushroom



Punya jamur sisa? Cobain resep ini. Shoyu Glazed Mushroom, rasa asinnya pasti bisa langsung ngebangkitin selera makan. Dijamin!


Lama memasak: 10 menit
Difficulty: Gampil 
Untuk 1 porsi



Bahan:
Jamur dipotong-potong. Biasanya pakai jamur Champignon atau Shitake, tapi jamur apa aja bisa sih.  Pakai jamur portobello malah lebih enak. Besar-besar.
1 Sendok makan shoyu (pakai merk kikoman aja)
2 Siung bawang putih cincang halus
2 sendok makan unsalted butter
Lada hitam (yang kasar lebih baik daripada yang bubuk)


Cara Masak:
Lumerkan butter di pan anti lengket.
Masukan potongan jamur, aduk sampai jamur empuk.
Masukan cincangan bawang putih. Masak sampai keemasan bawang putihnya.
Masukan shoyunya
Aduk terus sampai cairannya tinggal sedikit (menguap)
Setelah matang masukan lada hitam.


Sajikan! :D


Disarankan untuk memodifikasinya, misalkan pakai mirin atau sake. Atau bisa juga pakai madu atau brown sugar. Boleh juga pakai sosis. Bebaslah...


Damage Cost: Gue berani taruhan pasti lebih murah dari seharga nasi uduk ayam goreng plus sate usus dan es teh manis.

October 27, 2011

Mango Sticky Rice

Mango sticky rice atau Khaow Niaow Ma Muang ini adalah dessert tradisional asal thailand. Sebetulnya menyerupai dengan lenca duren ataupun srikaya ketan tapi bedanya di thai itu srikaya atau lenca duren itu diganti dengan mangga segar tanpa diolah. Mangganya kalau di thai biasanya pakai mangga Flower Nectar atau Naam Dok Maai, itu loh yang kuning semua.Tapi bisa aja sih diganti pakai mangga biasa, kalau bisa cari mangga yang tidak berserat.
Dessert ini dimakan dingin atau panas juga sama enaknya. Gimana cuacanya aja. 


Lama memasak: 20-30 menit
Difficulty: Gampil 
Untuk 2 porsi



Bahan:
1 Cup thai sweet rice. Ada kok di supermarket. Murah. Kalo ga ada yah ketan biasa.
1 Buah mangga sesuai selera jenisnya
1/2 Cup santan, pakai kara aja biar simple.
Beberapa sendok gula
Beberapa jumput garam
Biji vanilla, kalo ga ada pake ekstrak vanila juga bisa. Hah?! Ga punya juga, ya udah pake esens vanila deh.


Cara masak:
Rendam ketan kurang lebih sejam-dua jam. Kalo Ketan lokal mungkin lebih lama sedikit. Biar lebih gurih kasih garam sedikit.
Setelah itu kukus ketan tadi. Lapisi alat pengukus dengan kain supaya berasnya ga turun-turun. Occasionally cek aja udah mateng atau belum.


Untuk santannya, masukkan dalam penggorengan dengan api kecil. Jangan sampai mendidih karena nanti akan hilang aroma kelapanya.
Masukan juga gula dan garam dan vanilla. 
Tambah air secukupnya.
Coba, kalau suka yang manis ya tambah gula, kalo suka asin ya tambah garam.
Untuk mangganya cukup dikupas dan dipotong-potong seperti digambar.
Sajikan dengan cara menuangkan santan diatas ketan dan mangganya.


Damage Cost:
Ketan gak sampai 8000/kg kepakenya juga paling 2000 perak
Santan kara satu pak kecil 2500, pake dua jadi 5000 perak
Mangga gue pake Budiraja kurang lebih 9000 perak. Tapi coba cari mangga yang lebih ga berserat deh.


Total damage cost 16.000 untuk dua porsi.





October 22, 2011

Pasta Alla Funghi

Dari namanya saja pasti udah bisa nebak kalau pasta ini ya pasta jamur. Jadi buat para pecinta jamur, pasta ini bisa jadi alesan untuk beli berbagai macam jamur dan mencampur adukannya di satu masakan. Dari ribuan resep pasta (gue gak berlebihan, asli ada ribuan), pasta alla funghi ini termasuk dalam golongan pasta yang gampang dibuat. Pasta ini juga cocok buat vegetarian. A great choice for family brunch.
Mari mulai masak!


Lama memasak: 15 menit
Level: Gampil
Untuk 3-4 porsi

Bahan:
Kurang lebih 5 genggam pasta (boleh jenis apa aja, gue coba pake fusilli disini)
Jamur apapun yang bisa lo temukan di supermarket (gue disini pake portobello, enoki dan lupa satu lagi)
Olive oil kurang lebih 20ml
5 siung bawang putih cincang halus
Garam, lada, basil kering

Cara Masak:
Masak pasta, tambahkan sedikit garam dan jangan lupa pakai minyak kalau pakai pasta fettucini atau spagheti), sampai al dente (di thread sebelumnya ada penjelasan mengenai al dente)
Sementara menunggu pasta masak,
Panaskan olive oil dan tumis bawang putih sampai berubah warna sedikit jangan sampai gosong.
Masukkan jamur, garam, lada dan basil. (cobain kalau kurang asin tambah garam)
Masukkan juga pasta yang sudah masak. Sajikan! :D
Bisa ditambahkan chilli flakkes dan keju parmesan sesuai selera.

Damage Cost:
Portobello: 16.000 tapi kepakai cuma setengah jadi 8000
Enoki: 7000 tapi kepakai cuma setengah jadi 3500
Jamur satu lagi: 10000 kepakai cuma setengah jadi 5000
Olive oil 97000 1 liter tapi cuma ke pake 20ml jadi kurang lebih 2000
Pasta Fusilli la fonte Rp 14000 tapi kepake cuma setengah jadi 7000
Basil kering, garam, lada dan bawang putih kepake dikit banget paling ga sampe 5000


Total Damage Cost: 30.500,- untuk 3-4 porsi
Kalau di beberapa restoran itali di jakarta mungkin satu porsinya bisa dijual seharga 60.000 ribuan.
Makanya masak jangan jajan terus. Ayo bapak-bapak pada masak! :D

Ini adalah happy customers. Buat anak gue sengaja bikin yang tanpa gulgar..





October 16, 2011

Seared Dory with Lemon Mushroom White Sauce and Sauteed Spinach

Makanan ini cocok buat in-between meal. Mau sore-sore atau rada pagian juga boleh. Simple dan ver-low-carb. Cocok buat yang sok-sokan diet. Cara buatnya juga mudah dan nggak butuh banyak bahan. Citarasanya sedikit asam dan segar.

Bahan:
Ikan John dory fillet satu potong besar
6 Jamur champignons (belah empat)
Satu ikat bayam 
Parsley kering
Olive Oil
Garam, Gula, Lada hitam
Tepung terigu
Air lemon dari 1 buah lemon
setengah kotak kecil susu putih ultra
6 siung bawang putih

Cara Masak:
Bayam:
Berishkan bayam, keringan dengan di peres (iya peres!)
Buang batangnya
Masak 3 Siung bawang putih yang sudah dicincang (pake olive oil)
Tambah garam gula merica 
masukan bayam
tumis sampai lemesss.....
angkat...

Sauce:
Tumis sisa bawang putih yang sudah dicincang, jamur diatas olive oil. 
Campur garam, gula, dan lada dan parsley
Saat jamur sudah agak lembek, kecilin api. Jangan sampai blenyek.
Masukin susu diikutin tepung beberapa sendok aja.
Aduk dengan api kecil, aduk teruuusssss
kalau misalkan terlampau kentel, tambah air saja.
Masukin air lemon secukupnya.

Ikan:
Ikan disiram lemon
Kasih garam, gula dan merica secukupnya
Taburin parsley
Goreng sebentar


Irish Omelette


Pertama-tama gue pikir istilah omelette itu istilahnye makanan belande, taunye sampe ke irlandia juga ada.
Pada dasarnya omelette itu telor yang dipakein macem-macem terus di dadar. Mulai dari sosis, sayur, sampe jamur juga bisa. Yang menarik dari omelette irlandia ini adalah cara mencampurnya. Cara pencampurannya menjadikan teksturnya Puffy. Menarik kan? Nyok kite cobaaa...





Bahan:
4 telor ukuran biasa aja (jangan telor ayam kampung)
1 kentang ukuran sedang
2 siung bawang putih (optional)
Dried chives atau chives segar juga boleh (sayang punya gue belum tumbuh, masih jadi kecambah)
1/2 lemon diperes
Gula garam merica secukupnya

Cara Masak:
Rebus kentang dan jadikan mashed potato
Pisahkan kuning dan putih telur
gabung kuning telur dan kentang, masukkan air lemon, gula, garam, merica dan chives. Aduk.
Whisk (ini bahasa indonesianya apa ya) putih telur sampai mengembang dan mengeras (stiff). Campurkan ke adonan kuning telur. Tapi jangan di kocok lagi. Aduk pelan-pelan agar tetap mengembang.
Panaskan butter di pan penggorengan.
Masukkan cacahan bawang putih, goreng sampai keemasan (awas gosong).
Setelah itu masukkan telur perlahan-lahan.
Masak telur ini harus agak hati-hati karena telurnya mengembang jadi matangnya juga agak susah.
Angkat dan hidangkan. :)

Kalau misalkan mau sedikit bervariasi, bolehlah pakai campuran smoked beef, jamur atau lainnya...

photo courtesy of http://www.westchesterbreakfastclub.com/
gak sempet foto udah keburu laper


October 14, 2011

Fish Taco with Mango Fillings

Taco biasanya disajikan dengan daging dengan campuran-campuran lainnya. Kalaupun isinya fillet ikan biasanye disajikan dengan filling seperti mayonnaise dan semacamnya. Kemaren waktu gue lagi liat-liat resep ada sesuatu yang menarik, Fish Taco dengan Mango Dip. 

Dengan sedikit renovasi dan inovasi, mango dip itu gue coba ubah jadi fillings. Buah mangga yang diresep pakai mangga matang, gue coba ganti jadi mangga muda (coba beli deh jenis mangga Irwin. Gue juga baru denger jenis mangga itu tapi cocok banget buat rujakan ibu-ibu hamil muda). Ini die resepnya:

Bahan:
1 Pak taco shells, beli aja di supermarket. Mau bikin boleh tapi males ga sih?
1 Mangga setengah muda atau setengah matang boleh. Tergantung lo tipe optimis atau pesmis.
2 Paprika, cari yang masih crunchy. Warna bebas. Kuning paling murah, merah paling mahal.
Beberapa tomat cherry
Setengah lemon, diperas diambil sarinya
Garam-Lada hitam dan gula secukupnya
Iceberg Lettuce alias Selada Aer
Ikan dory fillet (karena ikan dory terkenal enak kalau digoreng tepung)

Cara Masak
Ikan:
Buat campuran tepung dengan campuran tepung, air dingin, garam dan Es batu. Tambah telur boleh aja bebas sesuai selera.
Masukan ikan ke dalem campuran dan langsung goreng, jangan tunggu dinginnya ilang.

Filling:
Campur potongan dadu mangga dan paprika,  dan perasan lemon. Campur garam dan lada. Kalo masih keaseman tambah gula.
Cincang kasar selada.
Belah dua tomat cerinya.

Untuk taconya jangan lupa dimicrowave atau panggang atau di panasin di penggorengan dengan minyak sedikiiiitttt sekali. Kalau sudah dimakan secepatnya sebelum mengeras kembali.

Taco biasa disajikan terpisah, jadi sajikan taco shells, fillings dan ikan secara terpisah biar yang mau makan bisa meracik sendiri sesuai selera.

Silahkan mencoba...


October 13, 2011

Pepes Walahar H. Dirja Karawang



Kemarin dalam perjalanan ke Bandung saya sempet mampir ke Pepes H.Dirdja di daerah karawang yang konon terkenal endang. 
Perjalanan kesana bisa dibilang rumit bisa juga dibilang tidak. Berangkat kurang lebih pukul 7.30 dengan kecepatan yang biasa-biasa saja sampai sana sekitar pukul 9, dan disambut bendungan walahar yang masih berdiri kokoh sejak jaman belanda. Memang konstruksi jaman belanda itu terkenal bagus.

Setiba disana pemandangannya menarik dan berbeda. Saat menuju ke restoran atau mungkin lebih tepat disebut warung, kita harus melintasi sebuah jembatan diatas bendungan yang hanya bisa dilewati satu mobil  itu. Perasaan saat melintasi jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter itu rasanya gamang. Mau jatuh. 

Saat masuk ke warung Pepes H. Dirdja atau yang dikenal dengan Pepes Walahar, kebetulan sekali mereka baru buka sehingga masih panas sajiannya. Saat itu yang sudah matang baru pepes ayam, ikan, dan tahu. Masih ada satu pepes lagi yang terkenal. Pepes Jamur namun belum matang kata mereka.





Kita yang sengaja tidak sarapan langsung menyantap habis 2 pepes ayam, 2 pepes ikan dan 1 pepes tahu. Rasanya enak dan berani dibumbu, tipikal makanan favorit saya. Dengan parutan lengkuas yang dicampur didalam bumbu membuat rasanya khas. 

Cara masak mereka pun unik, mereka membakar pepes yang dibungkus dalam daun pisang ini dengan cara diletakan disebuah plat besi diatas api besar. Sehingga aroma asapnya terasa di daging atau di tahu atau di ikan.

 Dengan tambahan teh tawar dan jeruk panas serta nasi untuk 2 orang, kami hanya menghabiskan Rp42000. Berikut adalah photo-photo lain di sekitaran situ. Oh iya petunjuk menuju warung makan pun sudah saya sertakan di akhir postingan ini. Enjoy!




 
Petunjuk ke Pepes Bendungan Walahar.
Masuk tol ke arah cikampek dan keluar di karawang timur. Setelah itu belok kanan di lampu merah. Terus lewati jembatan sampai ketemu sebuah belokan kekanan, langsung belok kanan. Kemudian terus saja sampai menyeberang tol. Masih terus sampai ketemu belokan ke kanan (ada plang arah bendungan walahar). Belok situ dan ikuti jalan sampai ketemu bendungan.