Mango sticky rice atau Khaow Niaow Ma Muang ini adalah dessert tradisional asal thailand. Sebetulnya menyerupai dengan lenca duren ataupun srikaya ketan tapi bedanya di thai itu srikaya atau lenca duren itu diganti dengan mangga segar tanpa diolah. Mangganya kalau di thai biasanya pakai mangga Flower Nectar atau Naam Dok Maai, itu loh yang kuning semua.Tapi bisa aja sih diganti pakai mangga biasa, kalau bisa cari mangga yang tidak berserat.
Dessert ini dimakan dingin atau panas juga sama enaknya. Gimana cuacanya aja.
Lama memasak: 20-30 menit
Difficulty: Gampil
Untuk 2 porsi
Bahan:
1 Cup thai sweet rice. Ada kok di supermarket. Murah. Kalo ga ada yah ketan biasa.
1 Buah mangga sesuai selera jenisnya
1/2 Cup santan, pakai kara aja biar simple.
Beberapa sendok gula
Beberapa jumput garam
Biji vanilla, kalo ga ada pake ekstrak vanila juga bisa. Hah?! Ga punya juga, ya udah pake esens vanila deh.
Cara masak:
Rendam ketan kurang lebih sejam-dua jam. Kalo Ketan lokal mungkin lebih lama sedikit. Biar lebih gurih kasih garam sedikit.
Setelah itu kukus ketan tadi. Lapisi alat pengukus dengan kain supaya berasnya ga turun-turun. Occasionally cek aja udah mateng atau belum.
Untuk santannya, masukkan dalam penggorengan dengan api kecil. Jangan sampai mendidih karena nanti akan hilang aroma kelapanya.
Masukan juga gula dan garam dan vanilla.
Tambah air secukupnya.
Coba, kalau suka yang manis ya tambah gula, kalo suka asin ya tambah garam.
Untuk mangganya cukup dikupas dan dipotong-potong seperti digambar.
Sajikan dengan cara menuangkan santan diatas ketan dan mangganya.
Damage Cost:
Ketan gak sampai 8000/kg kepakenya juga paling 2000 perak
Santan kara satu pak kecil 2500, pake dua jadi 5000 perak
Mangga gue pake Budiraja kurang lebih 9000 perak. Tapi coba cari mangga yang lebih ga berserat deh.
Total damage cost 16.000 untuk dua porsi.
analytics
Showing posts with label Dessert. Show all posts
Showing posts with label Dessert. Show all posts
October 27, 2011
October 08, 2011
Banana Toffee Crumble dengan Whipped Cream
Dessert yang manis dan hangat, siapa yang bisa nolak?
Crumble pada awalnya dibuat karena pada perang dunia II, di Inggris terjadi kelangkaan tepung, maka makanan-makanan yang membutuhkan banyak tepung dan gula seperti Pie dan pastry bisa dibilang dilarang.
Crumble merupakan semi pie yang hanya membutuhkan tepung dan gula untuk bagian atasnya aja. Jadi selain irit, makanan ini juga simple.
Sedangkan Banana Toffee untuk fillingnya terinspirasi dari Banoffee Pie.
Bahan:
Tepung
Gula halus
Oats
Kacang digerus (optional)
Pisang (yang agak tua aja)
Whip Cream (pake yang kaleng boleh, pake yang pack biasa juga boleh)
1 Kaleng susu kental manis putih
Bubuk kayu manis
Unsalted Butter
Cara:
Adonan:
Campur tepung, gula, oats, dan kacang. Ukuran sesuai selera.
Setelah tercampur, masukan butter dan aduk. Kalau masih terlalu dusty, tambah lagi butternya sampai terasa "pas".
Cobain aja untuk nyobain apakah gulanya sudah pas atau belum.
Toffee:
Cara membuat toffee paling mudah itu ialah dengan merebus susu kental manis beserta kalengnya selama kurang lebih 3 jam. Jaga agar kaleng tetap berada didalam air. Bila air berkurang langsung ditambah.
Toppings:
Diatas wadah bulat (yang tahan panas), taruh pisang yang sudah dipotong-potong. Setelah itu siram dengan toffee yang sudah dibuat.
Setelah itu masukan adonan sampai menutupi fillings dengan rata. Tingkat ketebalan bisa diatur sesuai selera. Tapi nanti pas dibakar juga disesuaiin, misalkan kalau topnya tebel maka apinya juga lebih kecil biar matang seluruhnya.
Tiinggal dimasukkan ke oven, dan cek regularly aja. Kalo udah tampak matang langsung angkat dan sajikan dengan whipped cream atau bisa juga dengan vanilla ice cream.
Subscribe to:
Posts (Atom)

