analytics

Showing posts with label Japan. Show all posts
Showing posts with label Japan. Show all posts

November 27, 2011

Beef Misonikomi Udon


This is not regular Udon. This is Miso Udon. It's like udon but in miso soup.. In Japan they called it Misonikomi Udon.
Di Jepang, yang populer adalah udon yang dimasak dalam clear broth. Walau ada juga Misonikomi Udon. Tapi yang biasa dimasak dengan Miso soup adalah Ramen. Sedangkan di Cina, ada yang serupa dengan udon, disebut cū miàn. Nah di Cina inilah biasanya cu mian biasa dimasak dengan kuah miso. Miso sendiri adalah tauco khas Jepang, Korea dan Cina. 
Udon sendiri adalah masakan Jepang paling sederhana. Mungkin di Indonesia mereka biasa masak Udon seperti kita masak Mie Instan. Bahannya sederhana, bumbunya itu-itu saja dan toppingnya bisa disesuaikan dengan apa yang tersisa di kulkas. Mulai telur, daging, ayam sampai sayuran.
Mumpung mau musim ujan ayo belajar masak Miso Udon biar kalau kedinginan ada opsi kedua selain.........  :D


Lama memasak: 30 menit
Level: Gampil
Untuk 2 porsi


Bahan:


1. Dua bungkus udon
2. 3 sendok makan Shoyu (Soy Sauce/Kikkoman)
3. 4 Sendok makan penuh Tauco Korea (doenjang).
4. 3 Sendok makan mirin
5. 3 Sendok makan sake
6. Dried Seaweed
7. Daging sukiyaki (saya pakai Amiyaki lokal)

Cara Masak:
1. Rebus air sekitar secukupnya untuk dua mangkuk besar hingga mendidih
2. Masukan tauco, shoyu, mirin, sake. Aduk hingga rata.
3. Masak daging dengan cara mencelupkan ke air mendidih 10-15 detik saja.
4. Tuang kuah ke mangkuk yang sudah ada udon di dalamnya. Letakan daging dan taburkan dried seaweed



Damage Cost:
Udon @ 6500 = Rp 15.000
Daging Rp 10.000
Shoyu, Mirin dan Sake pakai sedikit kurang lebih 5.000
Dried seaweed sepak 15.000 dipakai tidak sampai 5.000
Total 35.000,- untuk 2 mangkok besar Udon.

Silahkan mencoba :)

November 13, 2011

Gyu Don



おはようございます。
I was feeling a little bit Japanese! Ini juga terinspirasi dari Yoshinoya. Gyudon sendiri sebetulnya makanan khas jepang yang terbentuk dari kata Gyu yang berarti daging, dan Don dari kata donburi yang berarti bowl. 
Cita rasa dari Gyu don manis yang berasal dari gula/madu dan campuran mirin dan ada sedikit hint asin dari bumbu lainnya.
Gyudon biasanya disajikan dengan topping wortel, pickled ginger, atau telur setengah matang. Untuk side dishnya, gyudon biasa disajikan dengan Miso Soup.
Yang menarik dari gyudon itu sendiri adalah sejarahnya. Gyudon berawal dari era sewaktu terjadi Restorasi Meiji, berarti kurang lebih pertengahan 1800an. Pola makan daging ini di adaptasi dari kebiasaan orang barat. Dari situ daging diolah dan disesuaikan dengan cara masak tradisional jepang seperti sukiyaki maka terciptalah Gyu Don ini.


Untuk resepnya saya rada lupa :P. Nanti coba bikin lagi deh di thread berikutnya. 


Yang jelas pemilihan daging penting sekali. Saya waktu itu coba pakai daging khas dalam lokal, saya iris tipis-tipis tapi hasilnya tetap kurang memuaskan, tidak seperti kalau memakai daging sukiyaki.



October 30, 2011

Shoyu Glazed Mushroom



Punya jamur sisa? Cobain resep ini. Shoyu Glazed Mushroom, rasa asinnya pasti bisa langsung ngebangkitin selera makan. Dijamin!


Lama memasak: 10 menit
Difficulty: Gampil 
Untuk 1 porsi



Bahan:
Jamur dipotong-potong. Biasanya pakai jamur Champignon atau Shitake, tapi jamur apa aja bisa sih.  Pakai jamur portobello malah lebih enak. Besar-besar.
1 Sendok makan shoyu (pakai merk kikoman aja)
2 Siung bawang putih cincang halus
2 sendok makan unsalted butter
Lada hitam (yang kasar lebih baik daripada yang bubuk)


Cara Masak:
Lumerkan butter di pan anti lengket.
Masukan potongan jamur, aduk sampai jamur empuk.
Masukan cincangan bawang putih. Masak sampai keemasan bawang putihnya.
Masukan shoyunya
Aduk terus sampai cairannya tinggal sedikit (menguap)
Setelah matang masukan lada hitam.


Sajikan! :D


Disarankan untuk memodifikasinya, misalkan pakai mirin atau sake. Atau bisa juga pakai madu atau brown sugar. Boleh juga pakai sosis. Bebaslah...


Damage Cost: Gue berani taruhan pasti lebih murah dari seharga nasi uduk ayam goreng plus sate usus dan es teh manis.